Senin, 26 September 2016

Software Yang Dapat Diterapkan Dalam Seni - Video Editing

Video merupakan teknologi yang dapat merekam hingga menata ulang gambar yang bergerak. Video dapat digunakan untuk mendokumentasikan peristiwa atau kejadian penting(contohnya pada saat mengadakan acara, atau seperti sekarang daily-vlog yaitu merekam segala kegiatannya sehari-hari lalu dishare ke media), iklan, maupun menjadi media hiburan. Karena banyaknya manfaat yang didapatkan dari sebuah video, maka software video editing memiliki peran penting didalamnya, software tersebut dapat mempercantik dan memperindah tampilan video sehingga setiap orang yang melihat video tersebut dapat menikmati hingga tertarik dengan sajian yang diberikan oleh creator video tersebut. Selain itu, software tersebut memudahkan proses produksi dari film maupun produksi televisi yang menggunakan efek visual, design grafis, efek audio, seperti menampilkan efek bom meledak, petir, salju, naga-naga, harimau, serigala dan lain-lain. Saat ini sudah banyak software video editing yang tersedia, mulai dari yang gratis hingga yang berbayar. Karena software mempunyai banyak fitur didalamnya(efek video, efek audio, dll) yang penggunaannya cukup sulit, maka kita harus mempelajari software tersebut secara berkala dengan cara membaca ataupun menonton video tutorial. Dengan adanya software video editing, walaupun kita hanya menggunakan peralatan seadanya, video akan menjadi bagus dan menarik karen bantuan dari software video editing.
Dengan begitu, pada kali ini saya akan membahas tentang beberapa software video editing yang dapat digunakan, diantaranya adalah.

1.Windows Movie Maker


Windows Movie Maker atau WMM adalah program atau software pengolah video yang menjadi bawaan dari Windows XP (semenjak dirilisnya windows 7, WMM tidak tersedia langsung saat menginstall windows tetapi sekarang download sendiri tetapi tidak berbayar atau gratis). WMM memang sangat sederhana dan mudah sekali untuk digunakan, jika para pemula untuk video editing ingin menggunakan efek yang simple atau seperti menambahkan efek slide transition pada foto, menambahkan musik, dll, dapat menggunakan alternatif yaitu penggunaan WMM.


  Untuk tampilan dari WMM itu sendiri sangat mudah dimengerti dan simple, kita dapat langsung drag foto tersebut pada tempatnya lalu dapat langsung menambahkan atau mengubah video yang sedang dibuat sesuai yang kita butuhkan. Fitur-fitur yang terdapat dalam WMM, adalah.
1. Membuat video dengan cara menambahkan foto-foto yang akan menjadi video slideshow
2. Dapat melihat dari sebuah efek animasi yang akan digunakan (Preview)
3. Mengatur volume suara
4. Menambah animasi seperti transition, effect, menambah musik, merekam suara.
5. Memotong atau split video
6. Background color
Kelebihan dari sebuah WMM, adalah.
1. Tampilan mudah dimengerti
2. Mengatur klip sesuai dengan urutan yang diinginkan
3. Tidak membutuhkan skill khusus
4. Dapat memberi judul, musik, dan efek suara
5. Mengorganisasi video dengan cepat
6. Kapasitas video tidak terlalu besar
7. Dapat didownload secara gratis
8. Simple dan mudah untuk pemula yang ingin mengedit video
Kekurangan dari WMM, adalah.
1. Animasi yang digunakan tidak selengkap aplikasi lainnya,
2. Penyimpanan video lama sehingga timbul not responding,
3. Kurang memiliki fitur efek unik untuk memperindah video,
4. Penutupan program tiba-tiba saat melakukan pengeditan
5. Video yang diedit harus berupa .WMV

2. Adobe Premier Pro CC


Adobe juga mempunyai video editing atau processing, yaitu Adobe Premiere CC. Untuk memberikan tambahan informasi, kalau CC singkatan dari Adobe Creative Cloud dirilis pada 17 Juni 2013. Fungsi utama Adobe Premier Pro lebih efektif untuk merangkai gambar, video dan audio, sehingga agar penampilan video yang diinginkan lebih menarik lagi, dapat menggunakan software lain, salah satunya Adobe After Effect.


Pada tampilan Adobe Premier Pro, kita dihadapkan dengan tampilan yang mudah, yaitu ada program, timeline, source dan project. Tampilan tersebut sangat menarik dan tidak jauh berbeda dengan software adobe lainnya, seperti Adobe After Effect, selain itu, tampilan Adobe Premier tidak membingungkan bagi pemula. Jika sebelumnya sudah pernah menggunakan Photoshop, didalam pembuatan teks Adobe Priemier Pro tidak jauh berbeda dengan Photoshop, maka akan memudahkan dalam membuat title didalamnya sehingga ada keterkaitannya antara software adobe satu dengan yang lainnya. 
 3. Adobe After Effect CC
Selain dari Adobe Premier Pro CC, Adobe juga mempunyai Adobe After Effect CC (AE), Adobe AEadalah efek visual digital dan grafis gerak yang dikembangkan oleh Adobe System dan digunakan dalam proses pasca produksi pembuatan film maupun produksi televisi. After effect telah menghasilkan efek yang sangat fantastik. Jika anda baru memulai untuk menggunakan after effect dan belum mengerti bagaimana cara mengaplikasikannya, anda dapat menonton tutorial yang tersedia diinternet, karena sudah banyak creator yang membuat tutorial AE sehingga memudahkan para pemula untuk menggeluti bidang video editing, khususnya menggunakan AE. Anda juga dapat membuka https://helpx.adobe.com/pdf/after_effects_reference.pdf, didalamnya terdapat tutorial simple, memberikan informasi seputar kemajuan dari after effect, dll. Jika kalian ingin mendownload after effect dapat mendownload secara resminya di https://www.adobe.com/products/aftereffects.html?promoid=KLXLW . Adobe after effect dapat terbilang sebagai software video editing, tetapi lebih tepatnya disebut sebagai compositing video, seperti membuat motion graph, menambah efek visual, keying, dan CGI. Dalam kata lain adalah, jika kita akan membuat sebuah video, kita dapat mengedit video tersebut didalam software yang lain (cutting, color grading, layering,dll) lalu menambahkan efek visualnya dengan EA walaupun EA juga dapat melakukan itu.
Kelebihan dari adobe after effect, adalah.
1. Menghasilkan efek yang fantastik
2. Populer dikalangan profesional
3. Bekerja lebih efisien dengan HD, 2k dan 4k
4. Memiliki lebih banyak kontrol kreatif yang dibutuhkan
Kelemahan dari adobe after effect, adalah.
1. Membutuhkan penguasaan terhadap aplikasi
2.  Ketelitian dalam menggunakan fitur yang tersedia
Untuk sistem persyaratan jika ingin mendownload After Effect untuk Windows, anda bisa melihat secara lengkap di link referensi. Tetapi, sebagian persyaratan sistem untuk After Effect CC (2015), sebagai berikut.
1. Multicore Intel processor with 64-bit support
2. Microsoft Windows 7 with Service Pack 1, Windows 8, Windows 8.1, or Windows 10
3. 4GB of RAM (8GB recommended)
4. 5GB of available hard-disk space
5. 1280 x 1080 display
6. Additional disk space for disk cache(10GB recommended)
7. OpenGL 2.0-capable system

8. Optional: Adobe-certified GPU card for GPU-accelerated ray-traced 3D renderer


Pada tampilan Adobe After Effect, terdapat form project, composition, detail effect and layer, timeline, pallete. Bagi para pemula, mungkin akan bingung dengan tampilan After Effect yang cukup compleks, sehingga diharuskan mengenali komponen-komponen yang terdapat dalam AE. 


Selain dari software video editing, software photo editing juga dapat membantu dalam hal pembuatan video, seperti menambahkan background gambar yang diedit sendiri atau foto yang telah diberi efek. Salah satu software photo eding photo adalah Adobe Photoshop.
Adobe Photoshop sendiri adalah perangkat lunak buatan Adobe System yang dikhususkan untuk pengeditan foto atau gambar dan pembuatan efeknya. Software ini sering kali digunakan oleh fotografer digital (atau seperti kita dapat lihat jika ingin mencetak foto, maka menggunakan Photoshop untuk mengedit foto agar lebih baik saat dicetak dan menggunakan Photoshop sebagai perantanya untuk mencetak) dan atau perusahaan iklan dalam pembuatan spanduk atau poste. Untuk Photoshop sendiri dapat membaca dan menulis gambar berformat .png, .gif, .jpeg, dll. Adobe dirilis pada Oktober 1988 versi 0.63. Untuk Adobe Photoshop sendiri mempunyai berbagai jenis produk atau disebut Adobe Photoshop Family, seperti Photoshop CC, Photoshop Lightroom, Adobe Photoshop Element, dan Photoshop Elements & Adobe Premier Elements dapat dilihat pada http://www.adobe.com/products/photoshopfamily.html .

Untuk tampilan pada Photoshop sendiri sangat menarik, sehingga memudahkan dalam menggunakan software tersebut. Sebenarnya penggunaak photoshop sangan simple tetapi bagi para pemula akan sulit mengaplikasikan software tersebut karena mempunyai banyak tools dan penggunaan tools yang berbeda untuk suatu efek. Untuk meng-install Photoshop membutuhkan standarisasi perangkat yang akan diinstal, sebagai berikut. 

1.    2GB of RAM (8GB recoomended)
2.    2.6GB of avaibable hard-disk
3.    Microsoft Windows 7 with Service Pack 1, Windows 8.1, or Windows 10
4.    1024x768 display with 16-bit color and 512 MB od dedicated VRAM ( 2GB recommended)
Sebenarnya jika ingin menginstall Photoshop tetapi perangkatnya tidak memenuhi standarisasi seperti diatas, bisa menginstallnya tetapi akan mengalami kesulitan dalam mengaplikasikannya, seperti lambat dan sering not responding.

Referensi:
Adobe.System Requirements | After Effects.[online]. Tersedia : https://helpx.adobe.com/after-effects/system-requirements.html  [24 September 2016]
Phil.What is the difference between Adobe Premier Pro and Adobe After Effect? and Why I Use Both.[online]. Tersedia: http://www.videoschoolonline.com/what-is-the-difference-between-adobe-premiere-pro-and-adobe-after-effects-and-why-i-use-both/   [24 September 2016]
Soffar Heba.2015.Adobe Photoshop Advantages and Disadvantages.[online]. Tersedia : http://www.online-sciences.com/technology/adobe-photoshop-advantages-and-disadvantages/ [27 September 2016]
Adobe.System Requirements | Photoshop.[online].Tersedia : https://helpx.adobe.com/photoshop/system-requirements.html  [27 September 2016]


Minggu, 08 Mei 2016

#IBD - Phobia Kehamilan

Sumber :
Ketika si Fobia Harus Mengandung
http://health.detik.com/read/2010/03/12/170853/1317352/764/ketika-si-fobia-hamil-harus-mengandung 
[Diakses : 08 - Mei - 2016 20:33]




   London, Jessie Hewitson punya mimpi buruk bagaimana horornya suatu kehamilan sejak masih usia belasan tahun. Ketakutan yang berlebihan pada hamil membuatnya menjadi fobia karena yakin tidak bisa menoleransi rasa sakit saat melahirkan. Sejak saat itu, setiap melihat wanita hamil Jessie menjadi panik, tangannya gemetar dan perasaannya menjadi sangat ketakutan. Tapi si fobia hamil itu kini malah sedang mengandung. Kehamilannya membuat Jessie menjadi sangat depresi. Jessie menjadi sering bingung, sering kontraksi dan selalu bertanya kenapa dia membiarkan dirinya menjadi hamil. Jessie yang sedang mengandung 6 bulan ini pernah dirawat di rumah sakit karena mendapat serangan ketakutan yang berlebihan atas kehamilannya. Sampai kini dia harus berjuang mengatasi depresinya yang semakin bertambah karena bayangan tak mampu melahirkan.
   Fobia hamil biasanya paling banyak dialami oleh korban perkosaan. Tapi kini banyak perempuan yang juga mengalami fobia hamil. Yang lebih ekstrem kadang ketika hamil, si penderita fobia ini melakukan olahraga yang berlebihan, meninju-ninju perutnya, minum alkohol, merokok sehingga sering dihakimi oleh suami, keluarga dan orang-orang di sekitarnya. Padahal mereka melakukan ini di luar kontrol ketakutan mereka yang berlebih. Ada janin di tubuh membuat mereka sangat ketakutan.
   Ketakutan yang ekstrem pada persalinan atau tokophobia, pertama kali diidentifikasi pada tahun 2000 oleh Dr Kristin Hofberg dan penemuannya sangat mengejutkan umum. Tokophobia dialami 1 dari 6 wanita.
   Hofberg memisahkan pasien ke dalam dua kategori, yaitu tokophobes (penderita tokophobia) primer dan tokophobes sekunder. Tokophobes primer adalah ketakutan yang berlebihan pada persalinan pertama. Sedangkan tokophobia sekunder adalah ketakutan yang timbul karena adanya trauma terhadap persalinan sebelumnya. Yang membedakan tokophobia dengan kecemasan ibu hamil hamil adalah rasa takut persalinan yang berlebihan. Beberapa tokophobes berpikir mereka akan mati, yang lain membayangkan sesuatu yang tak tertahankan bakal terjadi. Karakteristik yang paling umum adalah rasa takut akan persalinan normal. Tapi bukan ketakutan pada persalinan melalui pembedahan atau sesar. Namun ada beberapa wanita yang menganggap kedua proses tersebut sama mengerikannya.
   Bagi penderita fobia hamil, bayi yang tumbuh di dalamnya perutnya sangat mengganggu aktifitas mereka, sehingga mereka pun tidak ingin hamil. Psikoterapis Graham Price, yang telah merawat banyak pasien dengan kondisi ini, mengatakan ada beberapa pemicu tertentu yang menyebabkannya seperti korban perkosaan atau pengalaman traumatis. Ketakukan para penderita fobia ini akan bertambah ketika mendengar cerita persalinan yang mengerikan atau melihat langsung proses persalinan. Tayangan televisi yang menunjukkan hal-hal negatif tentang persalinan juga dapat memicu tokophobia.
   Menurut Price, tokophobes akan sangat keras mencoba untuk tidak hamil. Kebanyakan dari mereka selalu menggunakan kontrasepsi setiap kali berhubungan, ada pula yang sangat panik mengalami kehamilan dan berusaha untuk melakukan aborsi. "Saya membaca semua tentang persalinan, tetapi saya takut hanya karena imajinasi liar ," kata Alison Ellerbrook, yang juga mengalami tokophobia pada kehamilan putri pertamanya, seperti dilansir dari Guardian, Jumat (12/3/2010).
   Menurut Alison, pada trimester ketiga dia sering menangis dan gelisah. Dia panik dan bermimpi buruk tentang persalinan. Dan pada saat persalinan dia menjadi sangat takut, kemudian dokter mendiagnosanya dengan postnatal depression dan post-traumatic stress disorder. Butuh waktu dua tahun untuk memulihkan kondisinya, dan kini dia takut untuk melakukan persalinan kedua. Proses persalinan caesar sering dilakukan pada tokophobes. Mayoritas wanita tentu saja tidak memiliki trauma persalinan. Kebanyakan wanita mengalami hal yang sangat positif pada saat persalinan. Mereka melawan rasa takut dan memahami bahwa tubuh wanita didesain untuk melahirkan.

(mer/ir)

==========================================

Tanggapan :
   Menurut saya, wajar jika para perempuan mengalami rasa takut terhadap persalinan atau masa-masa kelahiran. Ditambah dengan seringnya medengarkan banyak cerita dari para ibu yang telah melahirkan seorang anak yang suka bercerita bahwa melahirkan butuh perjuangan dan juga rasa sakit apalagi dengan proses kelahiran normal. Terkadang ada sebagian perempuan yang sangat takut dan membayangkan berlebihan tentang proses persalinan dan ada juga yang merasa takut dengan proses kelahiran anak pertama yang benar-benar akan dijalani. Terkadang ada juga yang mengambil cara ceasar agar tidak melewati masa-masa kelahiran normal agar tidak merasakan sakit. 

Saran :
   Sebaiknya, para wanita ataupun orang disekitarnya dapat melakukan beberapa hal dibawah ini agar dapat mengatasi phobia terhadap kehamilan, sebagai berikut.
  •      Mencari informasi tentang persalinan atau kehamilan
   Bagi para wanita yang telah menikah atau suaminya harus memiliki pertimbangan tentang rencana untuk mempunyai anak, dan mengetahui apa yang harus dilakukan jika saat si ibu sedang hamil dan juga menyiapkan mental untuk proses persalinan yang akan berlangsung nantinya. Mencari informasi dapat dikonsultasikan langsung pada pihak dokter yang dapat menjelaskan lebih detail tentang persalinan tersebut sehingga tidak mendapatkan informasi yang tidak benar. Konseling pada medis profesional yang dapat membantu menghilangkan phobia tersebut juga dapat dilakukan.
  • Berfikir positif

   Walaupun mendengarkan bagaimana proses persalinan dari orang yang telah melahirkan, ada baiknya jika para ibu lebih berfikir positif bahwa kodratnya wanita adalah melahirkan seorang anak dan anak merupakan rezeki dan amanah yang diberikan oleh tuhan yang maha esa, disamping itu pula anak adalah hal yang ditunggutunggu oleh seorang suami, mertua ataupun orangtuanya.

  •         Mendapatkan dukungan
   Jika ada sanak keluarga yang mengalamin tokophobia atau tokophobes alangkah baiknya diberikan dukungan selama proses terapi yang dijalani. Suami juga harus memahami dan terebih berperan penting terhadap ibu tersebut dan untuk tidak membanding-bandingkan dengan orang lain "yang tidak mengalami tokopobia" sehingga sang istri akan lebih relax dan optimis agar cepat mengalami masa penyembuhan terhadap phobia tersebut. 

  •         Keyakinan
   Hal yang dapat dilakukan selain diatas adalah yakin bahwa masa kehamilan akan tetap aman. Percaya terhadap apa yang akan dijalanin dan pada saat persalinan tidak akan terjadi apa-apa atau semua akan baik-baik saja. 

Rabu, 20 April 2016

#IBD - Angklung

Pada kali ini saya akan berbagi pengetahuan tentang angklung. Saya membahas angklung karena angklung merupakan alat kesenian yang saya suka. Saya suka karena angklung mempunyai suara yang merdu saat dimainkan apalagi jika memainkan angklung tersebut secara bersamaan dengan teman-teman ataupun partner. Angklung sendiri dapat dimainkan dengan bersama-sama karena angklung mempunyai 8 tangga nada, yaitu do, re, mi, fa, sol, la, si, dan do. Angklung sendiri sangat unik karena mempunyai bentuk dari yang terbesar ke yang terkecil.  Saya akan memberikan informasi yang saya dapatkan tentang angklung.
Angklung adalah jenis alat musik tradisional yang terbuat dari bambu yang bernada ganda  atau multitonal. Angklung merupakan alat musik tradisional Jawa Barat yang sudah terdaftar sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia dari UNESCO sejak bulan November 2010. Tidak hanya tercatatat oleh UNESCO, upaya pelestarian dan memperkenal angklung sebagai warisan Indonesia dilakukan dengan cara memainkan angklung secara bersama-sama dan mencatatkan sebagai rekor dunia. Diantaranya adalah pada tahun 2008 dengan pemecahan rekor pemain angklung sebanyak 11 ribu orang di Jakarta dan 5 ribu orang di Washington DC.
Angklung pertama kali ditemukan oleh Daeng Sutigma sekitar tahun 1938. Ketika awal penggunaannya angklung ini hanya sebatas untuk kepentingan kesenian lokal ataupun tradisional. Bunyi-bunyian yang ditimbulkannya pun sangat merdu, memiliki tangga nada seperti do-re-mi-fa-sol-la-si-dudan da-mi-na-ti-la-da, sehingga angklung pun dalam perjalanannya cepat sekali berkembang. Sampai akhirnya pertunjukan angklung pun tak lagi lokal, namun sudah nasional bahkan internasional.

Jenis-jenis Angklung
  • 1.      Angklung Kanekes
Angklung Kanekes adalah Angklung yang dimainkan oleh masyarakat Kanekes (Baduy), di daerah Banten. Sebagaimana disinggung sebelumnya, tradisi Angklung yang ada pada masyarakat Kanekes ini terbilang kuno, dan tetap dilestarikan sebagaimana fungsi yang dicontohkan leluhur mereka, yakni mengiringi ritus bercocok-tanam (padi). Pada masyarakat  Kanekes, yang terbagi menjadi dua kelompok, yakni kelompok Baduy Luar (Kajeroan) dan kelompok Baduy (Luar Kaluaran), yang berhak membuat Angklung hanyalah warga Baduy Jero, itu pun tidak semua orang, melainkan hanya mereka yang menjadi keturunan para pembuat Angklung. Sementara itu, warga Baduy Luar tidak membuat Angklung, melainkan cukup membelinya dari warga Baduy Jero. Nama-nama Angklung di Kanekes dari yang terbesar adalah: indung, ringkung, dongdong, gunjing, engklok, indung leutik, torolok, dan roel.

  • 2.      Angklung Dogdog Lojor
Kesenian Dogdog Lojor terdapat di lingkungan masyarakat Kasepuhan Pancer Pangawinan, yang mendiami sekitar Gunung Halimun, yang berbatasan dengan wilayah Jakarta, Bogor, dan Lebak. Istilah Dogdog Lojor sendiri sejatinya diambil dari nama salah satu instrumen dalam tradisi ini, yakni Dogdog Lojor. Namun demikian, Angklung juga mendapatkan porsi yang tidak kalah penting di sini, terutama dalam fungsi tradisinya, yakni sebagai pengiring ritus bercocok-tanam. Setelah masyarakat di sana menganut Islam, dalam perkembangannya, kesenian tersebut juga digunakan untuk mengiringi khitanan dan perkawinan. Dalam kesenian Dogdog Lojor, terdapat 2 intrumen Dogdog Lojor dan 4 instrumen angklung besar.

  • 3.      Angklung Badeng
Badeng merupakan kesenian yang menggunakan Angklung sebagai instrument utamanya. Kesenian Badeng terdapat di Desa Sanding, Kecamatan Malangbong, Garut. Seiring dengan perkembangan Islam, Kesenian Badeng juga digunakan untuk kepentingan dakwah dan juga hiburan. Namun demikian, diyakini Angklung dalam kesenian Badeng juga memiliki akar tradisi yang sama, yakni sebagai pengiring ritus bercocok-tanam. Dalam kesenian Badeng, dimainkan 9 buah Angklung, yakni 2 angklung roel, 1 angklung kecer, 4 angklung indung dan angklung bapa, 2 angklung anak; 2 buah dogdog, 2 buah terbang atau gembyung, serta 1 kecrek. Selain tiga tradisi kesenian Angklung di atas, banyak daerah lain di Jawa Barat yang juga mewarisi tradisi Angklung, sebut saja Angklung Buncis (Priangan/Bandung), Angklung Badud (Priangan Timur/Ciamis), dan Angklung Bungko (Indramayu).

  • 4.      Angklung Padaeng
Angklung Padaeng adalah Angklung yang sekarang banyak dikenal luas, yakni Angklung hasil inovasi Daeng Soetigna, yang menggunakan tangga nada diatonis. Sejalan dengan teori musik, Angklung Padaeng secara khusus dikelompokan ke dalam dua, yakni: angklung melodi dan angklung akompanimen. Angklung melodi adalah yang secara spesifik terdiri dari dua tabung suara dengan beda nada 1 oktaf. Pada satu unit angklung, umumnya terdapat 31 angklung melodi kecil dan 11 angklung melodi besar. Sementara itu, angklung akompanimen adalah angklung yang digunakan sebagai pengiring untuk memainkan nada-nada harmoni. Tabung suaranya terdiri dari 3 sampai 4, sesuai dengan akor diatonis. Setelah inovasi Daeng Soetigna, pembaruan-pembaruan lainnya terhadap angklung terus berkembang. Beberapa di antaranya adalah: Angklung Sarinande, Arumba, Angklung Toel, dan Angklung Sri Murni.


Cara Memegang dan Memainkan Angklung
  • Cara Memegang Angklung
  1. Untuk memegang angklung, kita gunakan tangan kiri, sedangkan untuk menggetarkannya menggunakan tangan kanan.
  2. Tangan kiri memegang angklung pada bagian tengah – tengah tiang angklung (vertikal dan horisontal).
  3. Posisi angklung harus benar– benar tegak dan sejajar dengan tubuh. Agar angklung bisa bergetar dengan baik dan tidak kaku saat dimainkan, maka dibutuhkan jarak dengan tubuh sekitar setengah meter.
  4. Gunakan posisi tangan untuk menggetarkan bagian ujung tabung.

  • Cara Memainkan Angklung
  1. Untuk menghasilkan bunyi suara yang rata dan tidak nyaring, posisi angklung harus tetap tegak, lalu getarkan ke arah kanan dan kiri dengan menggunakan tangan kanan.
  2. Agar suara angklung lebih halus dan rata, getarkan angklung dengan frekuensi yang cukup sering. Sehingga nada akan terus mengisi dan tidak nyaring untuk di dengar.
  3. Walaupun memang bisa memainkan angklung dengan cara duduk, tetapi berdiri adalah hal yang paling baik dalam memainkan alat musik angklung.
  4. Sebelum memainkan angklung, alangkah baiknya lakukan sesi latihan terlebih dahulu, dengan memainkan nada – nada pendek secara berkala selama lima sampai sepuluh menit.
Cara atau Teknik Dasar Bermain Angklung

  • Getaran panjang

Angklung digerakan panjang sesuai dengan nilai nada yang dimainkan, sehingga nada dimainkan secara sambung menyambung.
  • Staccato

Angklung tidak digetarkan seperti biasanya, tetapi dengan cara dicetok, sehingga menghasilkan bunyi yang pendek. Biasanya cara memegang angklung untuk menghasilkan bunyi seperti ini adalah dengan sedikit memiringkan angklung dan tabung dasar kanan angklung dipukulkna ke tangan kanan.
  • Tengkep (dipegang dengan jari)

Cara ini dimainkan dengan menahan atau menutup tabung kecil sehingga tidak ikut berbunyi. Getaran untuk cara ini tetap panjang dan disambungkan. Cara ini dilakukan jika ingin menghasilkan suara yang lebih halus.


Dibawah ini adalah contoh cara dan memainkan angklung secara bersamaan.




Dibawah ini merupakan angklung yang saya punya.



Daftar Pustaka : 
  • Mahmud, Dede.2015.Sejarah Angklung dan Jenis Kesenian Angklung.[online]. Tersedia: http://www.tradisikita.my.id/2015/04/sejarah-angklung-dan-jenis-angklung.html [20 April 2016]
  • Ngulik.co.2013.Asal Usul dan Sejarah Alat Musik Angklung.[online]. Tersedia: http://ngulik.co/asal-usul-dan-sejarah-alat-musik-angklung/ [20 April 2016]
  • Editor.2014.Angklung.[online].Tersedia: http://kebudayaanindonesia.net/kebudayaan/826/angklung [20 April 2016]
  • Tukang Angklung.com.2013.Tips dan Tatacara Bermain Alat Musik Angklung.[online].Tersedia : http://www.tukangangklung.com/2011/03/tips-dan-tatacara-bermain-alat-musik.html  [20 April 2016]
  • Anak Musik.2015.Cara Memegang dan Memainkan Angklung.[online].Tersedia : http://www.anakmusik.com/2015/04/cara-memegang-dan-memainkan-angklung.html  [20 April 2016]



Jumat, 11 Maret 2016

Jendela pada Microsoft Word 2010



1. Title Bar

            Title bar atau baris judul digunakan untuk menampilkan nama file yang aktif. Pada bagian pojok kanan atas terdapat ikon untuk minimize, maximize, restore, dan close.
  • ·         Minimize : Digunakan untuk menampilkan jendela MS Word ke ukuran minimal berbentuk ikon.
  • ·         Maximize : Digunakan untuk menampilkan jendela MS Word ke ukuran maksimal memenuhi layar.
  • ·         Restore : Digunakan untuk menampilkan ukuran jendela MS Word yang dapat diatur panjang dan lebarnya
  • ·         Close : Digunakan untuk menutup atau keluar dari MS Word


2. Menu Bar
            Menu bar adalah baris yang memuat sekumpulan menu berupa tulisan, yaitu File, Edit, View, Insert, Format, Tools, Table, Window, dan Help. Untuk memilih dan mejalankan menu bar, dapat dilakukan dengan cara mengklik menu yang dikehendaki dan kemudian akan menampilkan submenu yang berisi perintah.
  • ·         File : Menu file berisi perintah-perintah untuk pengerjaan yang berhubungan dengan dokument atau lembar kerja, seperti membuka file dokument, menutup, menyimpan mencetak, membuat dokumen baru, mengatur halaman pencetakan dan lain sebagainya.
  • ·         Edit : secara umum menu edit berisi perintah-perintah yang digunakan untuk menyalin/mengkopi, membatalkan perintah, mencari kata atau kalimat, mengganti kata atau kalimat secara otomatis, dan lain sebagainya.
  • ·         View : menu view berisi perintah-perintah untuk menampilkan dan mengelola berbagai tool bar dan tampilan lainnya dalam MS Word. Misalnya digunakan untuk menampilkan ruler, membesarkan dan mengecilkan tampilan lebar kerja, menampilkan Header dan Footer, menampilkan jendelan task pane, dan lain sebagainya.
  • ·         Insert : menu insert berisi perintah-perintah untuk berbagai proses penyisipan kedalam dokumen, seperti penyisipan nomor halaman, gambar, diagram, grafik, simbol, dan lain sebagainya.
  • ·         Format : menu format berisi perintah-perintah untuk berbagai proses pemformatan, seperti memberi garis bawah pada huruf, menebalkan huruf, mengatur ukuran huruf, memberi border atau bingkai, memberi warna, dan lain sebagainya.
  • ·         Tools : menu tools berfungsi menyediakan alat-alat bantu (Tools) untuk mengolah data MS Word lebih lanjut yang tidak dimasukan kedalam menu lain. Misalnya untuk mengecek ejaan, membuat mail merge, menghitung jumlah huruf dalam dokumen, danlain sebagainya.
  • ·         Table : menu table berfungsi menyediakan perintah-perintah dalam mengolah tabel, seperti pembuatan tabel, penyisipan tabel, menghapus tabel, menuliskan formula atau rumus, dan lain sebagainya.
  • ·         Windows : menu windows pada microsoft word berfungsi untuk mengatur tampilan berbagai dokumen yang sedang aktif, apakah akan ditampilkan secara bersamaan atau bergantian dalam sebuah layar monitor.
  • ·         Help : menu help disediakan sebagai alternatif lain bagi para pemakai yang inginmemperoleh bantuan secara singkat dan jelas tentang sesuatu hal yang kurang dimengerti pada saat menggunakan Microsoft word.


3. Toolbar

Toolbar adalah baris yang memuat sekumpulan ikon berisi perintah-perintah Microsoft Word, biasanya terletak dibawah menu bar. Masing-masing ikon menggambarkan perintah yang terkandung didalamnya. Jika pointer kita letakan pada salah satu ikon, maka akan ditampilkan kotak kecil yang berisi keterangan perintah atau nama ikon tersebut. Menjalankan perintah melalui ikon toolbar lebih cepat dari pada melalui menu bar.

4. Ruler / Mistar

Ruler atau mistar digunakan sebagai alat bantu dalam mengukur margin, tabulasi, dan paragraf. Satuan ukurannya dapat dipilih sesuai keinginan, seperti centimeter, inchi, milimeter, point, atau pica. Ruler terdiri dari dua macam, yaitu horizontal dan vertical.

5. Scroll Bar

Scroll bar digunakan untuk menggeser lembar kerja yang tidak tampak pada layar agar dapat ditampilkan. Jika kita ingin menggeser lembar kerja kekiri atu kekanan, maka kita dapat menggunakan horizontal scroll bar. Jika kita ingin menggeser lembar kerja ke atas atu kebawah, maka kita dapat menggunakan scroll bar vertical.

6. Status Bar

Status bar terletak pada bagian bawah layar MS Word. Status bar berisi informasi mengenai halaman yang sedang kita sunting, antara lain : nomor halaman, nomor seksi, baris, kolom, dan lain sebagainya.

7. Work Area atau Lembar Kerja

8. File

  • File adalah sub-sub perintah yang berkaitan dengan dokumenya, terdiri dari.
  • ·         Save : untuk menyimpan dokumen yang telah dibuat
  • ·         Save as : untuk menyimpan dokumen dengan nama yang bebeda <dengan catatan ada dokumen yangsudah pernah disimpan sebelumnya
  • ·         Open : untuk membuka dokumen yang pernah disimpan
  • ·         Close : untuk menutup lembar kerja ( bukan keluar dari lembar kerja atau menutup aplkasi)
  • ·         Info : untuk memberi tahu tentang informasi dokumen mulai dari jumlah dokumen, size dokumen, dansebagainya
  • ·         Recent : untuk menampilkan dokumen yang sebelumnya dibuka dalam waktu dekat


  • ·         New : untuk membuat dokumen baru. Di dalamnya terdapat dokumen template untuk membuat dokumen sesuai template yang disediakan



  • ·         Print : untuk mencetak dokumen menjadi HandOut


  • ·         Save & Send : untuk menyimpan dokumen dalam bentuk web atau mengirim dokumen secara langsungmelalui e-mail atau juga menyimpan dokumen dalam bentuk PDF/XPS



  • ·         Help : untuk memberi informasi tentang produk microsoft



  • ·         Option : untuk men-setting tampilan atau fitur pada ms. Word


9. Home
Home adalah sub-sub menu yang berhubungan dengan pengeditan

1.             Grup clipboard :
  • ·         Cut : untuk memindahkan suatu karakter ke posisi yang lain
  • ·         Copy : untuk menduplikat suatu karakter ke posisi yang lain
  • ·         Format painter : meng-copy format-an dalam suatu karakter ke dalamposisi yang lain
  • ·         Paste : manampilkan hasil dari cut dan copy


2.             Grup Font :
berhubungan dengan format text (dari kiri atas sampai kanan bawah)
  • ·         Font style : untuk menentukan jenis huruf
  • ·         Font size : untuk menentukan ukuran huruf.
  • ·         Grow Font : untuk membuat tulisan diperbesar
  • ·         Shrink font : untuk membuat tulisan diperkecil
  • ·         Change Case : untuk mengubah teks secara kapital atauhuruf kecil. 
  • ·         Clear Formating : untuk menghapus semua format pada sebuah tulisan.
  • ·         Bold : untuk mempertebal text
  • ·         Italic : untuk mempermiring tulisan
  • ·         Underline : untuk membuat text bergaris bawah
  • ·         Strikethrough : membuat tanda coret atau garis ditengah text 
  • ·         Subscript : untuk membuat karakter lebih kecil dan bertempat diatas seperti pemangkatan
  • ·         Superscript : untuk membuat karakter lebih kecil dan bertempat diatas seperti pemangkatan
  • ·         Text Effect : untuk memberi efek atristik pada teks yang dipilih
  • ·         Text Highlight Color : memberikan latar warna pada text yang dipilih seperti stabilo
  • ·         Font Color : mengubah warna dari text.


3.             Grup Paragraph :
  • ·         Bullets : memberi tanda bullet pada paragraf yang dipilih. 
  • ·         Numbering : memberi penomoran pada paragraf yang dipilih. 
  • ·         Multilevel list : membuat list tingkatan pada setiap number 
  • ·         Decrease indent (ctrl+shift+m) : mengurangi tata letak denganmenggeser text ke kiri 
  • ·         Increase indent (ctrl+m) : menambah tata letak degan menggeser text ke kanan. 
  • ·         Sort : untuk mengurutkan data. 
  • ·         Show paragraph marks (ctrl+*): untuk menampilkan atau menyembunyikan tanda paragraf. 
  • ·         Align text left (ctrl+L) : untuk membuat paragraf rata kiri 
  • ·         Align text centre (ctrl+e) : untuk membuat paragraf rata tengah 
  • ·         Align text right (ctrl+R) : untuk membuat paragraf rata kanan. 
  • ·         Justify (ctrl+J) : untuk membuat text rata kanan-kiri 
  • ·         Line and Paragraph spacing (space 1 :ctrl+1 ; space 1,5 : ctrl+5 ; space 2 : ctrl+2) : untukmengatur jarak dari antar baris text 
  • ·         Shading : mengatur warna background text yang terpilih 
  • ·         Border : untuk membuat garis tepi pada text yang dipilih


4.             Grup Styles (Ctrl+Shift+Alt+S) : 
  • ·         Heading styles (Heading1 : ctrl+alt+1 ; Heading2 : ctrl+alt+2 ; Heading3 : : ctrl+alt+3) :memberikan tipe-tipe text yang dapat dipilih. 
  • ·         Change styles : pengatur tema paragraf


5.             Grup Editing : 
  • ·         Find (ctrl+f) : untuk mencari text yang ingin dicari dalam dokumen sesuai inputyang dibuat. 
  • ·         Replace (ctrl+h) : untuk mencari dan mengganti text tertentu sesuai inputyang sudah dibuat 
  • ·         Select : untuk memilih objek atau text yang dipilih


10. Insert

1.        Grup Pages 
  • ·         Cover pages : untuk membuat jenis halaman sampul
  • ·         Blank page : membuat page kosong yang baru. 
  • ·         Page break : memisahkan suatu halaman file dokumen. 


2.             Grup Tables
  • ·         Insert table : untuk menyisipkan table. 
  • ·         Draw table : menyisipkan table dengan cara melukisnya di dokumen 
  • ·         Convert text to table : menjadikan text tertentu berada di alam table. 
  • ·         Excel spread sheet : menyisipkan table dalam bentuk lembar kerja excel
  • ·         Quick table : untuk menyisipkan table instan yang sudah disediakan oleh microsoft wordnya


3.                  Grup Illustration :
  • ·         Picture : menyisipkan gambar ke dokumen yang ada dikomputer. 
  • ·         Clip art : menyispikan gambar yang sudah disediakan olehprogram.
  • ·         Shapes : untuk menyispikan gambar dalam bentukbagunan (balok) 
  • ·         Smartart : menyisipkan gambar dalama bentuk organisasi 
  • ·         Chart : untuk menyisipkan diagram. 
  • ·         Screenshoot : untuk mengambil gambar dari layar.


4.             Grup Links : 
  • ·         Hyperlink : untuk meng-link-kan sebuah text ke tempat lain 
  • ·         Bookmark : untuk memberi tanda pada halaman. 
  • ·         Cross-reference : untuk membuat refrensi antar file


5.        Grup Header & Footer :
  • ·         Header : untuk mengatur bagian atas dalam dokumen.
  • ·         Footer : untuk mengatur bagian bawah dalam dokumen. 
  • ·         Page number : untuk mengatur halaman pada dokumen


6.             Grup Text : 
  • ·         Text box : untuk menyisipkan box dengan diisi text
  • ·         Quick parts : digunakan untuk mengatur text secaraotomatis. 
  • ·         Wordart : untuk menyisipkan text bergaya artistik. 
  • ·         Dropcap : untuk membuat huruf dari awalan paragraflebih besar. 
  • ·         Signature Line : untuk menyisipkan tanda tangan secaradigital. 
  • ·         Date & time : menyisipkan tangal dan waktu terkini. 
  • ·         Object : digunakan untuk menyisipkan objek dengan extensi Object Linking Embeded (*.OLE)


7.             Grup Symbols :
  • ·         Equation : untuk menyisipkan simbol-simbol dalam bidang matematika dansains. 
  • ·         Symbol : untuk menyisipkan karakter khusus


11. Page Layout
1.             Grup Themes : 
  • ·         Themes : untuk membuat tampilan tema pada Microsoft lebih menarik. 
  • ·         Colors : untuk membuat warna themes menjadi sesuai warna yang kia pilih. 
  • ·         Fonts : untuk memilih font yang kita inginkan dalam themes 
  • ·         Effects : untuk memberi efek pada gambar yang akan muncul di themes tersebut.


2.             Grup Page Setup : 
  • ·         Margins : untuk menentukan ukuran dari masing-masing margin (dari left, right, top, buttom) 
  • ·         Orientation : untuk mengubah orientasi lembar kerja. 
  • ·         Size: digunakan untuk mengatur ukuran dari kertas. 
  • ·         Colomns : untuk membuat page yang dipilih berkolom. 
  • ·         Breaks : untuk mengatur tampilan halaman pada dokumen. 
  • ·         Line numbers : untuk mengatur penomoran dalam dokumen (dalam artian kuantitasnya) 
  • ·    Hyphenation : untuk memisahkan suku kata dengan tanda hubung secara otomatis atau secara manual

3.             Page Background : 
  • ·         Watermark : menambah watermark ke latar belakang dokumen. 
  • ·         Page color : untuk mengubah warna latarbelakang dokumen. 
  • ·         Page borders : untuk menambah perbatasan pada dokumen


4.             Grup Paragraph : 
  • ·         Left : untuk menentukan batas indent kiri pada paragraf. 
  • ·         Right : untuk menentukan batas indent kanan padaparagraf.
  • ·         Before : untuk membuat jarak antar baris sebelum barisyang dipilih. 
  • ·         After : untuk membuat jarak antar baris sesudah barisyang dipilih


5.             Grup Arrange : 
  • ·         Position : untuk menentukan posisi gambar. 
  • ·         Wrap text : untuk memberi posisi gambar sesuaikeinginan kita. 
  • ·         Bring forward : membuat gambar ke depan. 
  • ·         Send backward : membuat gambar ke belakang. 
  • ·         Selection Pane : membuat seleksi pada gambar. 
  • ·         Align : membuat gambar rata kiri/kanan/tengah. 
  • ·         Group : untuk menyusun beberapa gambar menjadi sebuah grup gambar. 
  • ·         Rotate : untuk memutar gambar


12. References

1.             Grup Table Of Contents :
  • ·         Table of contents : digunakan untuk membuat daftar isi. 
  • ·         Add text : mengelolah paragraf yang digunakan untuk dapat dikaitkandengan daftar isi yang dibuat.
  • ·         Update table : untuk memperbarui daftar isi


2.             Grup Footnotesi.
  • ·         Insert footnote : untuk menyisipkan catatan kaki (rujukan) 
  • ·         Next footnote : untuk menuju ke footnote selanjutnya atau endnote. 
  • ·         Insert Endnote : untuk menyisipkan suatu informasi yang terdapat padadokumen. 
  • ·         Show notes : menampilkan lokasi catatan footnote ataupun endnote.


3.             Grup Citations & Bibliography :
  • ·         Insert citation : untuk menyisipkan kutipan langsung pada text. 
  • ·      Manage sources : untuk mengelolah segala sumber kutipan yang mungkindisisipkan pada semua lembar. 
  • ·         Sytle : untuk memilih bibliography yang diinginkan.
  • ·         Bibliography : untuk menyisipkan daftar pustaka ke dalam file dokumen


4.             Grup Captions
  • ·         Insert caption : untuk membuat keterangan pada gambar atau ilustrasiyang disisipkan. 
  • ·         Insert table of figures : daftar isi dari gambar yang disisipkan.
  • ·         Update table : untuk memperbarui daftar isi table gambar yang sudah ada.
  • ·         Cross-reference : menyisipkan refrensi dengan tanda silang


5.             Grup Index :
  • ·         Mark entry : menandai adanya masukan baru dalam dokumen. 
  • ·         Insert index : untuk menyisipkan data index dalam dokumen. 
  • ·         Update index : untuk memperbarui daftar index yang telah ada 


6.             Grup Table Of Authorities :
  • ·         Mark citation : untuk menandai kutipan pada text. 
  • ·         Insert table of Authorities : untuk membuat daftar dari nama-namapengarang 
  • ·         Update table : untuk memperbarui table of authorities

13. Mailings
1.             Grup Create :
  • ·         Envelopers : untuk membuat amplop. 
  • ·         Labels : untuk membuat alamat atau tulisan pada amplop tersebut. 


2.             Grup Start Mail Marge :
  1. ·         Start mail marge : Untuk membuat mail dengan lebih dari satu 
  2. ·         Select Recipents : untuk memilih peserta mail. 
  3. ·         Edit recepients list : mengedit daftar peserta mail


3.             Write & Insert Fields : 
  • ·         Highlight merge fields : untuk membuat efekstabilo pada text. 
  • ·         Addres block : untuk membuat balok padabagian alamat. 
  • ·         Greeting line : untuk menyisipkan kalimatpembuka dalam surat. 
  • ·         Insert merge field : untuk membuat tempat baru bagi bagian mail yang baru. 
  • ·         Rulers : penggaris untuk memberi tahukan jarak.
  • ·         Match fields : untuk menyamakan daftar dalam mail.
  • ·         Update labels : untuk membarui isi dari label


4.             Preview Result : 
  • ·         Preview Result : untuk melihat amplop sebelum dicetak. 
  • ·         Find recipient : mencari letak dari salah satu peserta. 
  • ·         Auto check for error : mencek setiap kalimat yang ada dengantata penulisan sebuah bahasa 


5.             Grup Finish :
  • ·         Finish & Marge : untuk mencetak atau mengirim semua mail


14. Review

1.             Grup Proofing : 
  • ·         Spelling & Grammar : mengecek segala penulisan tata bahasapada dokumen. 
  • ·         Research : mencari sebuah kalimat dalam sebuah buku.
  • ·         Thesaurus : untuk melihat rincian kata pada dokumen. 
  • ·         Word count : menghitung semua kata yang terdapat dalam dokumen


2.             Grup Language :
  • ·         Translate : untuk mengubah sebuah kata atau kalimat ke bahasa lain. 
  • ·         Language : mengatur dalam grammar dokumen


3.             Grup Comments :
  • ·         New Comment : membuat komentar baru pada sebuah kata.
  • ·         Delete : menghapus komentar yang terdapat pada sebuah kata.
  • ·         Previous : melihat komentar sebelumnya.
  • ·         Next : melihat komentar sesudahnya.


4.           Grup Tracking : 
  • ·         Track Changes : membuat kita dapat mengetahuidokumen yang pernah diubah (suting). 
  • ·         Show Markup : melihat secara keseluruhan padadokumen yang diedit. 
  • ·         Reviewing Pane : melihat semua perubahan yang pernah ada. 


5.             Grup Changes : 
  • ·         Accept : menerima perubahan yang pernah disuting olehorang lain. 
  • ·         Reject : menolak perubahan oleh orang lain. 


6.             Grup Compare 
  • ·         Compare : untuk membandingkan dua versi dokumen, sesudah di-suting maupun yang belum.


7.             Grup Protect :
  • ·         Block Authors : menghapus nama pengarang. 
  • ·         Restrict Editing : untuk membuat orang lain merasa terbatasmengedit dokumen. 


15. View

1.             Grup Document View :
  • ·         Print Layout : memberi tampilan dokumen yang akan dicetak. 
  • ·         Full Screen Reading : Membuat dokumen full layar dalammembaca. 
  • ·         Web Layout : memberi tampilan dokumen dengan bentukweb. 
  • ·         Outline : untuk memberi tampilan outline 
  • ·         Draft : untuk memberi tampilan seperti draft. 


2.             Grup Show : 
  • ·         Ruler : menampilkan atau menyembunyikan alatbantu penggaris. 
  • ·         Gridlines : untuk menampilkan atau menyembunyikanalat bantu berupa kotak-kotak. 
  • ·  Navigation Pane : untuk menampilkan ataumenyembunyikan alat bantu berupa arahan dalam mengerjakan dokumen


3.             Grup Zoom :
  • ·         Zoom : menampilkan dokumen sesuai ukuran yang dipilih. 
  • ·         One page : menampilkan dokumen satu-persatu.
  • ·         Tow pages : manampilkan dokumen dengan dua-dua. 
  • ·         Page width : menampilkan lebar dari dokumen yang kita buat. 


4.             Grup Window : 
  • ·         New Window : menambah tampilanwindow baru.
  • ·         Arrange All : menyusun beberapawindows yang ada menjadi teratur.
  • ·         Split : memisahkan windows yang ada. 
  • ·         View side by side : menampilkan windows secara bersebelahan. 
  • ·         Synchronous Scrolling : mempermudah dalam meng-switch windows. 
  • ·         Reset window positions : mengatur ulang ukuran atau letak dari window. 
  • ·         Switch windows : mengganti tampilan pada window 
  • ·         Macros : menambah sebuah fitur yang berskala besar